Bagi ke facebook

Latest Post
Showing posts with label Hikayat. Show all posts
Showing posts with label Hikayat. Show all posts

suap dari zaman ke zaman yu berpantun suap

Written By Nusantara Voice on Friday, January 25, 2013 | 1:27 PM

Zaman bukan sebarang zaman,
Zaman gelap hidup pun sulit;
Makan bukan sebarang makan,
Makan suap perut pun buncit.


cara insatal XAMPP

Written By Nusantara Voice on Thursday, December 1, 2011 | 2:03 PM

Perlu Anda ketahui dahulu, bahwa Joomla! diciptakan dengan menggunakan bahasa scripting PHP dan database MySQL. Selain kedua hal tersebut, webserver juga diperlukan untuk membuat suatu website. Jika Anda ingin melakukan instalasi Joomla!, pastikan ketiga hal tersebut haruslah ada. Jika Anda menggunakan jasa hosting dalam instalasi Joomla!, biasanya ketiga hal tersebut sudah tersedia otomatis. Yang menjadi masalah adalah, jika Anda ingin instalasi Joomla! manual atau secara local di komputer Anda, maka ketiga aplikasi tersebut wajib anda install terlebih dahulu di komputer Anda.
Jika Anda harus menginstal ketiga aplikasi tersebut, pastinya akan menjadi sulit bagi Anda jika harus menginstalnya satu per satu. Namun, sekarang ini telah tersedia paket aplikasi yang menyediakan ketiga aplikasi tersebut di dalamnya, seperti XAMPP, Appserv atau WAMP5 server.
Dalam artikel Joomla! kali ini, ilmujoomla.com akan menjelaskan cara instalasi aplikasi XAMPP. Berikut langkah-langkah:
  • Download file XAMPP terlebih dahulu dan simpan dalam directory komputer Anda.
  • Buka directory file XAMPP yang telah anda simpan tersebut.
  • Ekstrak file XAMPP tersebut pada komputer anda, misalnya c:\xampp.
  • Jika Anda telah ekstrak file XAMPP tersebut, buka directory XAMPP tersebut.
  • Jalankan setup_xampp (untuk pertama kali instalasi).
  • Jalankan apache_start kemudian mysql_start.
  • Jalankan browser Anda, misalnya Mozilla Firefox. Ketik http://localhost pada address bar.
  • Selesai.
Anda dapat membaca panduan untuk install dan uninstall pada file readme_en di dalam folder XAMPP yang telah Anda ekstrak.

Saya sangat Pintar tapi sebenarnya saya sangat bodoh..!!

  Dengan kepintaran saya banyak wanita yang jatuh hati..
ga percaya?tapi banyak pula yang benci karena saya tidak mau di bohongi serta di kereti.Deangan kepintaran saya jua lah saya paham bahasa pemograman dari Asembler,ALgoritma sampai bahasa tubuh.
 Saya kuasai pula perkalian hingga saya bisa mengkalikan keuntungan bisnis Abah ma bisnis bosku yang kukalikan sebagai bonus ku nantinya.
 Tak ketinggalan pula masalah jumlah menjumlah Aku paling ahli jika batik punya om ku terjual 300 codi di tambah 100 codi mungkin tidak usah saya ngamen di LP3I ma STMIK,karena ke untunganya pasti sudah di kepala saya beserta Hp terbaru ma i-pad terbaru.
 Pengurangan ..tu sich lihai dari audit pasar modal finance aku sambil lalu...gampang cui..
Tapi...inilah kebodohan saya dan hitam serta fasiknya daku...
ketika masalam pembagian saya goblog..!!atau pura-pura Bego/stupid me..!!
Saya belum bisa berbagi dengan saudara-saudara saya yang lagi kekurangan para yatim,piatu baik fakir maupun miskin .Bodohkan...
ya ternyata saya memang bodoh

Solat Subuh bareng superhero

Alhamdulilah saya tidak meninggalkan momen yang sejuk ini,meski di Jakarta karena saya di sini masih bisa menemukan SURAU dan ...
Ketika saya masuk ke surau untuk menunaikan solat subuh ternyata ada Kyai JaLal Kyai di kampung sebagai Imam di subuh ini juag Batman,Spiderman,Flazman wah si buta gua hantu juga ada,X-Men si cyclop,Si HuLk kasian kepalanya sampai mau nyentuh dingding surau dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu sama rekan smua mereka tetap khusu'

Indahnya waktu fajar

Bila anda sering bangun pagi lalu pergi ke masjid melakukan sholat berjamaah, maka anda akan merasakan indahnya suasana subuh. Ya, Indahnya suasana subuh. Suasana yang agak berbeda dari suasana lainnya. Suasana yang menyadarkan kita kalau kita hanya makhluk lemah ciptaanNya.
Indahnya suasana subuh hanya dapat dinikmati dan dirasakan oleh orang-orang yang terbiasa bangun di waktu fajar. Allah menurunkan surat Al-Fajr dan Al-Falaq kepada nabi Muhammad karena begitu pentingnya waktu fajar dan waktu subuh. Di zaman Rasulullah hidup, pada saat subuh orang berbondong-bondong pergi ke rumah Allah. Tak ada sedikitpun rasa kantuk di mata mereka. Sayangnya, semua itu bertolak belakang pada masa kini. Banyak orang yang tertidur pulas pada saat suasana subuh, dan bahkan ada yang tak mengerjakan perintah Allah, melaksanakan sholat subuh. Mereka tak merasakan indahnya suasana subuh. Suasana yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang pilihan Allah.
Ketika anda terbangun di waktu subuh, dan mendengarkan adzan subuh berkumandang dari masjid ke masjid, dan anda rasakan getaran hati yang maha hebat, maka anda akan segera pergi ke rumah Allah itu dengan perasaan bahagia. Sepanjang perjalanan anda dari rumah menuju masjid, seperti ada orang lain yang menemani. Lalu penghuni langit seraya berkata pada anda “Apakah kabar anda hari ini?”. Lihatlah ke atas langit, lihatlah bulan yang masih gagah menampakkan sinarnya. Lihatlah bintang-bintang di langit bertaburan seolah-olah mengatakan pada anda, “inilah hamba Allah yang sholeh!” Kemudian lihatlah langit terbuka dan turunlah malaikat-malaikat Allah mencatat amal perbuatan manusia di dunia yang fana ini.
Indahnya suasana subuh sangat sulit dituliskan dengan kata-kata. Ia  hanya dapat dirasakan oleh mereka yang telah merasakan waktu subuh itu. Oleh meraka yang tak pernah lalai untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid. Oleh mereka yang selalu memakmurkan rumah-rumah Allah. Oleh mereka yang berlindung kepada Allah yang memiliki subuh dan kejahatan makhluk yang telah diciptakan-Nya.
Sudahkah anda merasakan indahnya suasana subuh?

Ayo saatnya solat subuh dulu tar di lanjut pelajaran Joomlanya

Sebagian orang menjawab kalimat “Asshalatu khoirun minannaum” dengan ucapan “shadaqta wa bararta” yang artinya “anda benar dan anda telah berbuat kebaikan”.
Abdul Karim ar Rafii asy Syafii mengatakan,
وان يجيب من يسمع الاذان المؤذن فيقول مثل ما يقول وان كان السامع جنبا أو محدثا الا في الحيعلتين فانه يقول لا حول ولا قوة الا بالله والا في كلمة الاقامة فانه يقول أقامها الله وأدامها وجعلني من صالحي أهلها والا في التثويب فانه يقول صدقت وبررت وفي وجه يقول صدق رسول الله صلى الله عليه وسلم الصلاة خيرمن النوم
“Orang yang mendengar suara adzan hendaklah menjawab panggilan adzan dengan menirukan apa yang diucapkan oleh muazin meski orang yang mendengar adzan tersebut dalam kondisi hadats besar ataupun hadats kecil kecuali untuk dua hai’alah-ucapan “Hayya ‘ala Shalat” dan ucapan “Hayya ‘alal Falah”-hendaknya dijawab dengan ucapan “laa haula wala quwwat illa billah”. Demikian pula, ucapan iqomah-yaitu ucapan “had qomatish sholah”-tidaklah ditirukan namun dijawab dengan ucapan “aqamahallahu wa adamaha wa ja’alani min sholihi ahliha”. Begitu pula ucapan tatswib-yaitu ucapan “ash sholatu khairun minan naum” dijawab dengan “shadaqta wa bararta”. Sebagian ulama Syafiiyyah mengatakan bahwa jawaban bacaan tatswib adalah “shadaqa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ashsholatu khoirun minan naum” [Fathul Aziz bi Syarhil Wajiz atau disebut juga al Syarh al Kabir karya ar Rafii 3/205].
Dalil bahwa jawaban untuk ucapan ‘qad qomatish sholah’ adalah ‘aqomaha wa adamaha’ ialah sebuah hadits:
عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِى أُمَامَةَ أَوْ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّ بِلاَلاً أَخَذَ فِى الإِقَامَةِ فَلَمَّا أَنْ قَالَ قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « أَقَامَهَا اللَّهُ وَأَدَامَهَا ».
Dari Syahr bin Hausyah dari Abu Umamah atau dari salah seorang sahabat Nabi, sesungguhnya Bilal mulai mengumandangkan iqomah. Tatkala Bilal sampai pada kalimat ‘qod qomatish sholah’ Nabi menjawab, ‘aqomahallahu wa adamaha’ [HR Abu Daud no 528].
Tentang hadits ini al Hafiz Ibnu Hajar mengatakan,
وَهُوَ ضَعِيفٌ وَالزِّيَادَةُ فِيهِ لَا أَصْلَ لَهَا ، وَكَذَا لَا أَصْلَ لِمَا ذَكَرَهُ فِي ” الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنْ النَّوْمِ “
“Hadits tersebut adalah hadits yang berkualitas lemah dan bacaan tambahan –yaitu ucapan “wa ja’alani min sholihi ahliha”- adalah bacaan yang tidak terdapat dalam hadits. Demikian pula bacaan untuk jawaban ‘ashsholatu khoirun minan naum”-yaitu ‘shadaqta wa bararta’ adalah bacaan yang tidak terdapat hadits yang mendukungnya” [at Talkhish al Habir 1/412, Syamilah].
Karena tidak terdapat hadits dari Nabi-sebagaimana penjelasan Ibnu Hajar di atas- terkait bacaan khusus untuk ‘asholatu khoirun minannaum’- maka jawaban untuk bacaan tersebut kita kembalikan kepada dalil umum dalam masalah ini sebagaimana yang anda sebutkan dalam teks pertanyaan yaitu mengucapkan sebagaimana yang diucapkan oleh muazin. Sehingga jawaban untuk ucapan ‘asholatu khoirun minannaum’ adalah ‘asholatu khoirun minannaum’.
Kesimpulannya “ucapan ‘haqqan’ atau ‘shadaqta wa bararta’ atau ucapan ‘shadaqa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ashsholatu khoirun minan naum’ sebagai jawaban muazin yang mengucapkan ‘asholatu khoirun minannaum’ adalah termasuk bid’ah (baca:ibadah yang tidak pernah Nabi ajarkan) karena yang Nabi ajarkan pada saat itu adalah mengucapkan kalimat sebagaimana yang diucapkan oleh muazin yaitu ‘asholatu khoirun minannaum’ [Shofwah al Bayan fi Ahkam al Iqomah wal Adzan hal 138 karya Abdul Qadir bin Muhammad al Jazairi ta’liq al Albani dan Masyhur Hasan al Salman, terbitan ad Dar al Atsariyyah Yordania, cetakan pertama 1430 h].
Catatan:
Banyak orang mengucapkan ‘shadaqta wa bararta’ padahal cara baca yang benar menurut bahasa arab adalah ‘shadaqta wa barirta’ [Shofwah al Bayan hal 138].
 
Support : Web Master | webbmatrix | Media Islamic
Copyright © 2010. Aplikasi Facebook Twitter Software Ebook Free - All Rights Reserved
Web master Media news Published by Jurnalis Rakyat.com
Proudly powered by Google