Bagi ke facebook

Latest Post
Showing posts with label NEWS NASIONAL. Show all posts
Showing posts with label NEWS NASIONAL. Show all posts

Lagi lagi ancaman teror Mal Kelapa Gading Sempat Diteror Ancaman Bom

Written By Nusantara Voice on Saturday, April 21, 2012 | 1:59 PM

JAKARTA - Sebuah tempat penyedia makanan cepat saji di Mal Kelapa Gading (MKG), Jakarta Utara, sempat mendapat ancaman bom sekitar pukul 19.30 WIB, melalui sambungan telepon, Sabtu (21/4/2012).
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Donny Adityawarman menjelaskan, ancaman bom awalnya diterima pegawai Wendy's di MKG.
"Selang berapa waktu, sekuriti mal juga menerima bom akan meledak," kata Donny kepada wartawan.
Mendengar ancaman bom, Tim Gegana diturunkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut, dan langsung menyisir mal. Namun, setelah beberapa waktu menyisir lokasi, ternyata ancaman tersebut tidak terbukti.
"Tidak ada barang yang mencurigakan, yang jelas saat ini petugas Tim Gegana, didampingi Polsek dan Polres, masih terus memeriksanya," jelas Donny.
Polisi kini memburu orang yang memberi ancaman tersebut.
"Kami masih melacak pelaku melalui nomor telepon yang menghubungi, sebab ancaman tersebut sudah membuat warga sekitar takut," tutur Donny. (*)
PORTAL : Tribun News

Acsees via mobile version klik disini

  • FORUM KOMUNITAS APLIKASI FaceBook FREE KLIK DISINI 
  • SITUS JEJARING APLIKASI FACEBOOK FREE KLIK DISINI  


Vasektomi Kini Halal

Written By Nusantara Voice on Tuesday, April 17, 2012 | 3:15 AM



Majelis Ulama Indonesia (MUI) Situbondo, Jawa Timur mengeluarkan fatwa menghalalkan praktik vasektomi untuk program keluarga berencana atau menjarangkan kehamilan.
"Dulu diharamkan karena vasektomi saat itu memutuskan, memotong permanen saluran vas diferens saluran sperma laki-laki dari buah zakar ke saluran keluarnya," jelas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Sugiri Syarief di Balikpapan, Selasa (17/4).
Vasektomi sekarang hanya mengikat saluran vas deferens pada wanita. Namun sewaktu-waktu bila diinginkan, ikatan itu bisa dibuka kembali.
Fatwa MUI Situbondo tersebut, kata Syarief, telah dikomunikasikan kepada MUI Jawa Timur, dan terus nanti ke MUI pusat. Dukungan fatwa dari MUI itu, Syarief berharap besar peserta pria program Keluarga Berencana (KB) dapat bertambah pesat.
"Sekarang peserta KB nasional ada 29 juta lebih orang, dan hanya 1,5 persen pria. Mereka menggunakan kondom 0,8 persen dan vasektomi 0,7 persen," jelasnya.
Di sisi lain, Syarief mengungkapkan bahwa pengendalian pertumbuhan penduduk yang kembali dimulai awal 2000 sudah berjalan sesuai perencanaan. Lima tahun terakhir jumlah penduduk Indonesia sudah lebih terkendali. Syarief menyebutkan pertumbuhan penduduk Indonesia 2012 ini hanya 1,4 persen. Penduduk Indonesia saat ini mencapai 270 juta jiwa.
Menurut Syarief, sesungguhnya 95 persen penduduk Indonesia tahu tentang program KB. Separo lebih atau 61,4 persen sudah jadi peserta aktif, dan 9,1 persen masih ragu-ragu akan alat kontrasepsi yang dipakai dan biaya untuk mendapatkan pelayanan KB tersebut.


Ayo bagikan artikel “Vasektomi Kini Halal” ke teman-teman!

Anggota TNI ikut demo untuk beri rasa aman

Written By Nusantara Voice on Saturday, March 31, 2012 | 2:03 AM


Pramono Anung.

Anggota TNI Angkatan Darat Serda Syamsu Alam sempat diamankan polisi dalam bentrok demo kenaikan BBM di depan kampus UIN Alauddin Makassar kemarin. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung mengatakan kehadiran TNI untuk memberikan keamanan terhadap massa.

"Fungsi TNI adalah perlindungan ke negara, kehadirannya untuk memberi keamanan," kata Pramono Anung kepada wartawan di gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, (29/3).

Menurut Pramono, dengan adanya kenaikan BBM tentu akan berdampak besar terhadap penderitaan rakyat termasuk anggota TNI. Harga sembako terus melonjak dan beban rakyat akan semakin besar.

"Demo Itu sebagai wujud empatinya terhadap rakyat," pungkasnya.

Mabes TNI menyelidiki keterlibatan anggota TNI pada aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Makasar. Saat aksi berlangsung, tentara itu menyamar sebagai demonstran.

"Nanti akan kita dalami keterlibatannya," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Iskandar Sitompul saat dihubungi, Selasa (27/3).[hhw]
Portal : Merdeka .com

  • GABUNG KOMUNITAS APLIKASI FaceBook FREE KLIK DISINI 
  • SITUS JEJARING APLIKASI FACEBOOK FREE KLIK DISINI  

Menkopolhukam: Tak Benar Demonstran Ditembak Peluru Tajam

Written By Nusantara Voice on Thursday, March 29, 2012 | 11:59 AM

JAKARTA - Menkopolhukam, Djoko Suyanto mengklarifikasi mengenai adanya kabar beredar mengenai adanya penembakan kepada mahasiswa saat bentrok terjadi di Salemba. Menurut Djoko, sama sekali tidak ada korban tewas dari kalangan mahasiswa akibat penembakan dari aparat kepolisian.
"Berita ini sama sekali tidak benar, berita ini sengaja diedarkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang tak ingin orang aman dan terlindungi aparatnya, berita yang disebarkan oleh SMS dan sosial media," ujar Djoko saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat(30/3/2012).
Menurut Djoko, dirinya harus menjelaskan bahwa kabar tersebut itu menyesatkan dan provokatif dan tidak memberikan rasa aman. Oleh karena itu lanjut Djoko, Presiden SBY memandang perlu segera mengklarifikasi agar tidak meluas keresahan dan ketidakstabilan keamanan, terutama di kalangan mahasiswa.
"Tidak terjadi provokasi yang lebih luas, kita sedang mengelola keamanan masyarakat luas dijamin akan dilindungi," jelasnya.
Memang benar kata Djoko telah terjadi bentrok di Salemba serta ada satu orang satpam berikut enam orang demonstran yang luka akibat terkena serpihan peluru gas air mata.
"Mereka kena yang diduga pada saat polisi mengajak mundur ke kampus masing-masing," pungkasnya.
Sebelumnya, kabar mengenai adanya penembakan di Salemba beredar luas melalui pesan singkat dan Blackberry Messenger. Dikabarkan ada lima orang mahasiswa YAI sekarat karena ditembak peluru tajam.
Portal : Tribun News

Kronologi Pembakaran Mobil Resmob di Jl Diponegoro

Kronologi Pembakaran Mobil Resmob di Jl Diponegoro

JAKARTA -Aksi mahasiswa yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang digelar di wilayah Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (28/03/2012) malam berujung bentrokan.
Satu mobil Resmob Polda Metro Jaya dibakar massa saat terkepung di jalan yang diblokade massa. Satu unit mobil milik polisi berjenis Kijang tersebut dibakar di depan Kantor Partai Persatuan dan Kesatuan Indonesia (PKPI) atau di seberang Kantor LBH Jakarta, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat.
Saksi mata di lapangan menyebutkan bahwa awalnya mobil tersebut mencoba melintas di kawasan Salemba, mobil dimaksud terjebak kemacetan akibat aksi blokade yang dilakukan oleh mahasiswa.

"Tiba-tiba mobil polisi itu melintas dan menyalakan sirine, terus tiba-tiba mahasiswa langsung menyerang dan merusak mobil," ungkap security di sekitar Salemba yang enggan disebutkan namanya.
Ia mengatakan, polisi yang ada di dalam mobil tersebut berjumlah sekitar lima orang. Para Polisi itu, lanjut saksi sempat turun dari mobil untuk melawan mahasiswa yang hendak merusak mobil.
"Tapi mahasiswa nyerang balik, abis itu polisinya lari," terang saksi. Semua polisi tersebut selamat dari amukan massa karena lari.
Awalnya para mahasiswa tersebut melakukan pengrusakan terhadap mobil itu, namun tak berselang lama, para mahasiswa menjungkirbalikan mobil tersebut hingga kemudian membakarnya.
Hingga berita ini diturunkan, konsentrasi mahasiswa masih terlihat di kawasan Salemba. Nampak tidak ada satupun aparat kepolisian yang berjaga disekitar lokasi kejadian.
Polisi menurunkan dua mobil barracuda untuk mengepung Kantor LBH Jakarta yang diduga menjadi penyembunyian para pelaku pembakaran mobil tersebut. Aparat TNI juga sudah diturunkan untuk membantu aparat kepolisian mengamankan situasi.(Edwin Firdaus)
di kutip PortaL : megapolitan
 
Support : Web Master | webbmatrix | Media Islamic
Copyright © 2010. Aplikasi Facebook Twitter Software Ebook Free - All Rights Reserved
Web master Media news Published by Jurnalis Rakyat.com
Proudly powered by Google